Analisa Kebutuhan Pelatihan atau Training Need Analysis – TNA

Analisis kebutuhan training sering digunakan oleh banyak orang dalam hal yang berbeda. Dari analisis yang paling sederhana pada pelatihan, hal ini perlu melalui analisis yang luas dan kompleks dengan melihat peran kerja, tugas-tugas khusus karyawan dan pemetaan karyawan ke profil kompetensi perusahaan.

Selain itu, analisis kebutuhan training merupakan alat untuk memetakan pelatihan dan pengembangan kebutuhan untuk menumbuhkan bakat di tingkat manapun dalam bisnis untuk memenuhi kebutuhan bisnis di tahun mendatang.

Analisis kebutuhan pelatihan adalah langkah awal dalam proses siklus yang memberikan kontribusi untuk pelatihan dan strategi pendidikan karyawan dalam suatu organisasi atau kelompok profesional.

Siklus dimulai dengan konsultasi yang sistematis untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar masyarakat dianggap, diikuti oleh perencanaan program, pengiriman dan evaluasi.

Banyak pelatihan telah dirancang tanpa mengambil kebutuhan peserta menjadi pertimbangan.

Sebaliknya, kebutuhan tenaga kerja atau kebutuhan lembaga pelatihan atau bahkan kebutuhan pelatih dipandang lebih penting. Kadang-kadang upaya dilakukan untuk mempertimbangkan kebutuhan pelatihan, namun informasi yang dikumpulkan tidak cukup atau tidak dari sumber yang paling tepat.

Jika peserta training tidak terlibat, mereka mungkin merasa jauh dari proses belajar dan kehilangan motivasi. Mereka mungkin tidak memahami konsep pelatihan dan tidak tau pasti tentang apa yang akan mereka capai di akhir sehingga pelatihan ini tidak mungkin efektif.

Download Kumpulan SOP Lengkap Bagian SDM, Katalog KPI Lengkap Semua Fungsi dan Tabel SALARY GRADE disini

Analisis dilakukan pada tahap awal merupakan titik awal yang penting untuk mengetahui kebutuhan training yang akan dijalankan. Analisis ini dapat membantu untuk mengidentifikasi sumber informasi terbaik tentang pelatihan kebutuhan.

Karyawan yang sudah memiliki keterampilan yang tepat untuk melakukan tugas tertentu secara efektif dapat memberikan informasi yang sangat berguna, serta pengawas atau pengusaha dari peserta traning. Mereka sadar akan perkembangan baru, kesulitan dan kendala serta para karyawan yang potensial karena mereka paling tahu apa yang mereka sudah mampu capai dan apa yang mereka ingin lakukan di masa depan.

Tim training akan merancang training yang dapat berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan ini untuk membangun dan struktur acara training secara efektif.

Analisis kebutuhan training bisa sangat tepat dengan adanya prosedur yang jelas. Melalui observasi dan wawancara dengan praktisi terampil, hal ini relatif mudah untuk menguraikan tugas pokok dan keterampilan, serta pengetahuan dan sikap yang dibutuhkan.

Teknologi yang tepat dan terintegrasi dengan praktek yang ada, dapat memungkinkan karyawan untuk meningkatkan ketrampilan mereka. Bagaimana trainer akan merancang training untuk kelompok yang berbeda, memenuhi kebutuhan mereka yang berbeda dalam suatu perusahaan?

Untuk membuat analisis kebutuhan training, berikut beberapa langkahnya:

• Apa misi perusahaan Anda?
Anda bisa melihat misi perusahaan dan rencana perusahaan, sebuah rencana perusahaan harus memberikan indikasi yang jelas tentang bagaimana perusahaan berencana untuk berkembang dalam waktu dekat.

Dalam dunia yang ideal, Anda sebagai HR atau Training Manager sudah akan terlibat dalam diskusi dengan orang-orang membuat keputusan tentang arah perusahaan, tetapi jika hal ini tidak bisa dilakukan, cobalah untuk mengatur untuk berbicara dengan manajemen senior pada tahap ini pada perubahan yang direncanakan yang mungkin membutuhkan keterampilan baru atau perubahan organisasi. Jika misi telah ditentukan, hal ini sangat membantu proses analisis kebutuhan training yang diharapkan oleh perusahaan.

17 Materi Presentasi SDM yang Cetar Membahana dan Top Markotop. Download sekarang.

• Penyampaian informasi pada karyawan
Analisis kebutuhan training akan lebih baik jika HR atau pimpinan menyampaikan informasi ini pada bawahannya sehingga mereka bisa membantu perusahaan agar bekerja menuju tujuan tersebut. Jika organisasi akan mengalami perubahan besar dalam waktu dekat, semua karyawan dapat mengambil manfaat dari lokakarya dan briefing agar mereka memahami dan bekerja dengan perubahan ke depan.

Beberapa kebutuhan yang diidentifikasi oleh seluruh organisasi akan membantu perusahaan untuk melakukan analisis kebutuhan training. Jika informasi training bisa diberikan kepada karyawan, maka karyawan akan memberikan umpan balik yang sangat membantu proses pelatihan tersebut.

• Pengumpulan data
Pengumpulan kebutuhan pelatihan data dapat menjadi proses yang sangat memakan waktu.

Ada beberapa kemudahan setelah proses pengumpulan data telah dilakukan, dengan data-data yang telah dikumpulkan tersebut maka sangat mudah bagi HR atau trainer untuk kembali dan menindaklanjuti apa yang telah terjadi dan apa yang perlu ditambahkan dalam rencana training tersebut, tetapi meskipun demikian, serangkaian wawancara dan atau kuesioner perlu menjadi masukan yang dilakukan dengan setiap karyawan.

Manajer dapat memberikan pengarahan agar mereka dapat melakukan wawancara untuk menetapkan kebutuhan atau membantu dengan bentuk mengisi data jika wawancara tidak mungkin dilakukan. Proses pembentukan kebutuhan pelatihan dapat dilakukan sebagai bagian dari proses penilaian.

• Analisis data
Setelah pengumpulan data selesai maka sangat penting untuk memastikan Anda memiliki sistem yang akan membantu untuk menyimpan dan menganalisis data yang dikumpulkan dari individu sehingga Anda dapat menggunakannya dengan cara yang Anda ingin. Alat untuk analisis data tidak harus mahal, Anda bisa menggunakan perangkat lunak standar untuk akses data lebih baik dalam memanipulasi data teks, sehingga jika Anda memiliki sistem terbuka tanggapan itu adalah pilihan yang lebih baik.

• Menjalankan rencana
Menjalankan rencana memang susah dibandingkan dengan merencanakannya, semua orang yang pernah mencoba tahu betapa sulitnya untuk melakukan training pada beberapa karyawan untuk sesi pembelajaran formal, baik itu on the job dan sejenisnya.

Agar analisis kebutuhan training bisa berjalan dengan tepat maka kuncinya adalah untuk terus mengikuti pembelajaran yang sedang berlangsung dengan membentuk sistem untuk memantau data yang telah dikumpulkan. Jika ada anggaran pelatihan yang dikelola secara terpusat, beberapa informasi ini secara otomatis akan datang ke manajer yang berhubungan dengan anggaran pelatihan.

GRATIS - Template Tabel Performance Appraisal Berbasis KPI dan Panduan Balanced Scorecard. Download sekarang.

Free Ebook

Dapatkan GRATIS 3 ebook bagus tentang Strategi Pengembangan SDM, Manajemen Karir, dan Success Mindset. GRATIS!!!