Cara Paling Efektif untuk Menyusun Peraturan Perusahaan

Bayangkan bila sebuah perusahaan didirikan tanpa aturan sama sekali. Tentu yang terjadi adalah kekacauan disana-sini.

Dalam lingkung kecil kehidupan di rumah tangga saja, peraturan sangat vital dan dibutuhkan, apalagi untuk sebuah perusahaan yang memiliki tujuan mencari profit.

Ketiadaan aturan jelas akan membuat aktivitas di perusahaan menjadi kurang teratur dan memiliki arah yang tidak jelas sehingga berdampak pada performa perusahaan yang lebih buruk dibanding perusahaan lainnya.

Di samping untuk menjaga keteraturan dalam perusahaan, adanya peraturan perusahaan juga memiliki banyak fungsi selain itu. Misalnya, peraturan perusahaan bisa difungsikan sebagai alat untuk menjaga perusahaan dari bentuk-bentuk pelanggaran yang bisa merugikan perusahaan. Continue reading

Metode Penilaian Kinerja Karyawan yang Bagus dan Efektif

Penilaian kinerja karyawan yang bagus tidak hanya dilihat dari hasil yang dikerjakannya, namun juga dilihat dari prosese karyawan tersebut dalam menyelesaikan pekerjaannya. Kinerja merupakan hasil kerja, hasil dari keseluruhan proses seseorang dalam mengerjakan tugasnya.

Penilaian kinerja karyawan dilakukan setahun sekali untuk melihat kualitas karyawan demi membangun perusahaan.

Penilaian kinerja memiliki banyak arti, salah satunya menurut Schuler dan Jackson, 1996 : 3, penilaian kinerja merupakan suatu sistem formal dan terstruktur yang mengukur, menilai dan juga mempengaruhi sifat-sifat yang berkaitan dengan pekerjaan, perilaku dan hasil termasuk tingkat ketidak hadiran.

Yang menjadi fokus adalah mengetahui seberapa produktif kah seorang karyawan dan apakah memiliki kinerja yang sama atau lebih efektif pada masa yang akan datang, sehingga karyawan, masyarakat dan organisasi memperoleh manfaat. Continue reading

Cara Paling Efektif dalam Mengukur Level Kompetensi Karyawan atau Kompetensi SDM

Pengukuran kompetensi karyawan merupakan serangkaian proses yang diadakan untuk membandingkan antara kompetensi posisi yang dipersyaratkan dengan kompetensi yang saat ini dimiliki oleh karyawan atau pemangku jabatan saat ini.

Pengertian ini sendiri menunjukkan kalau pengukuran kompetensi jabatan ini bisa dilakukan untuk mengetahui tingkat pencapaian karyawan tersebut sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Pengukuran kompetensi karyawan ini, secara umum bertujuan untuk mendapatkan data atau informasi valid yang dapat dijadikan sebagai bukti untuk menunjukan apakah pemangku jabatan tersebut memenuhi kompetensi minimal atau tidak.

Proses pengkuran kompetensi karyawan ini sendiri kebanyakan digunakan oleh departemen HR untuk menentukan jenjang karir seorang karyawan. Continue reading

Format Penilaian Kinerja Karyawan yang Efektif

Form penilaian kinerja karyawan sebaiknya ditujukan untuk mengukur dua elemen penilaian, yakni : elemen perilaku atau kecakapan dan elemen hasil kerja.

Elemen penilaian perilaku atau kompetensi merujuk pada evaluasi atas terhadap perilaku kerja bawahannya selama bekerja. Aspek perilaku atau kompetensi yang dinilai biasanya didasarkan pada beberapa jenis kompetensi manajerial (soft competency).

Aspek kompetensi manajerial yang biasanya dinilai antara lain adalah aspek leadership (jika sudah punya bawahan), aspek inisiatif kerja, aspek komunikasi dan kerjasama team, aspek pemecahan masalah dan aspek perencanaan kerja. Continue reading

Slide1