Cara Menyusun Peraturan Perusahaan dengan Baik dan Benar

Pada saat perusahaan sedang mengalami perkembangan maka akan semakin meningkat aktivitas. Oleh karena itu, satu kebutuhan adanya peraturan yang akan membuat kegiatan operasional berjalan tetap baik. Aturan tersebut juga berguna dalam mengurangi potensi konflik di antara perusahaan dan para karyawannya. Sebab, peraturan akan menjadi pedoman jelas konsekuensi sehingga apabila ada pelanggaran dasar. Maka akan ada sanksi bagi pelanggarnya. Namun, bagi Anda yang masih dalam tahap berkembang, perusahaan yang dapat dikategorikan pemula harus tahu cara membuat peraturan perusahaan.

Tentang Peraturan Perusahaan

Merajuk pada undang-undang pasal 1 ayat 20 nomor 13 tahun 2003 yaitu tentang ketenagakerjaan menyebutkan peraturan perusahaan yaitu peraturan harus dibentuk secara tertulis oleh pihak perusahaan dan peraturan itu harus berisi persyaratan kerja serta tata tertib perusahaan. Peraturan yang dibuat akan berlaku dan dipatuhi oleh setiap karyawan dari segi manajerial maupun operasional supaya bisa berjalan dengan baik.

Continue reading

Kiat Membangun Hubungan Industrial yang Harmonis dan Produktif

Banyak pengusaha memiliki hubungan kerja yang baik dengan karyawannya tetapi untuk orang lain merupakan sumber konflik dan frustrasi yang dapat terlalu mudah menjadi sengketa langsung. Dalam dunia yang ideal pengusaha akan mampu menjaga hubungan industrial yang harmonis melalui perundingan bersama yang efektif.

Namun, jika hal ini gagal, senjata yang paling ampuh adalah komunikasi. Jadi bagaimana pengusaha harus bereaksi jika mereka menemukan diri mereka diancam dengan aksi industrial, yang kemungkinan akan menjadi mahal, baik secara finansial maupun dari segi reputasi bisnis?

Ada banyak aksi industri yang bisa dilakukan oleh karyawa, aksi industri meliputi pemogokan, bekerja untuk memerintah, larangan lembur dan kinerja pekerja menjadi lambat. Karyawan yang berpartisipasi dalam aksi industri biasanya akan melanggar kontrak kerja mereka. Continue reading

Slide1