Tahapan dalam Membangun Corporate University

Dewasa ini, sering terdengar di telinga kita terkait corporate university. Perlu Anda ketahui bahwa universitas korporat ternyata sudah dibangun pertama kalinya pada sekitar 60 tahun lalu. Bahkan muncul sebelum ada istilah corporate university. Masa demi masa kini menunjukkan bahwa istilah tersebut sudah tidak hanya segelintir saja di dunia ini. Melainkan ratusan bahkan ribuan. Nah, sebenarnya apa sih corporate university itu? Untuk mengenal lebih lanjut terkait pembahasan satu ini, yuk simak konsep tentang corporate university berikut!

Apa Itu Corporate University?
Meskipun memiliki definidi yang berbeda dari banyak sumber, namun secara general dapat diketahui definisinya. Yakni sebagai lembaga yang ternyata kurang cocok jika disebut sesbagai universitas. Melainkan lebih cocok jika disebut sebagai fasilitas pelatihan yang umumnya dimiliki oleh suatu perusahaan atau korporasi. Tujuan dari didirikannya suatu korporat universitas sendiri untuk membantu sekaligus membentuk SDM dalam pembelajaran maupaun pengetahuan personal melalui kegiatan-kegiatan yang ada di dalamnya.

Dengan demikian, tentu konsep tentang corporate university bisa dikatakan jauh berbeda dengan universitas reguler. Sebab, universitas-universitas reguler memiliki output SDM sebagai ahli madya, sarjana, maupun pascasarjana. Sedangan untuk corporate university terletak pada pelatihan dari suatu perusahaan secara khusus terhadap perseorangan guna manajerial atau kepentingan dari perusahaan induk.

Perbedaan Corporate University dengan Lembaga Pelatihan
Meskipun setelah dilihat dari pengertiannya sekilas tampak sama, ternyata keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Di antaranya adalah bahwa seperti yang kita ketahui bahwa lembaga pelatihan merupakan lembaga yang bersifat operasional atau taktis, ternyata corporate university lebih ke arah strategis. Dengan demikian, tentu dapat disimpulkan bahwa program pelatihan sendiri memiliki tujuan secara general untuk membantu perseorangan dalam melakukan pekerjaannya supaya bisa menjadi lebih baik lagi.

Continue reading

Cara Mengukur Efektivitas Pelatihan dan Training SDM

Bagaimana sih Cara Mengukur Efektivitas Program Pelatihan? Bentuk pertanyaan yang satu ini kerap kali dinyatakan oleh mereka yang baru saja menyelesaikan program pelatihan. Pada dasarnya kegiatan pelatihan itu sendiri cukup sering dilakukan, bahkan setiap tahunnya selalu saja ada perusahaan yang melakukan aktivitas tersebut.

Namun apakah kegiatan tersebut efektif untuk dilakukan? Kemudian apakah melakukannya dapat membantu perkembangan perusahaan? Karena sejatinya perusahaan yang mengikuti pelatihan tentunya telah mengorbankan banyak hal, seperti biaya atau bahkan waktu.

Jika dilihat secara umum, efektivitas pelatihan dapat dilihat dari pencapaian yang telah diraih olehnya. Apabila pelatihan ditujukan untuk merubah perilaku dan menambah keuntungan perusahaan. Tentunya pelatihan pun akan dianggap efektif jika menunjukkan adanya perubahan perilaku serta dapat menghasilkan keuntungan lebih bagi perusahaan.

Meski demikian kedua bagian tersebut dianggap sebagai komponen yang berbeda dan bahkan tidak saling berhubungan antara satu dengan lainnya. Merujuk pada hal tersebut, tentunya Anda pun harus menghindari kegagalan atas pencapaian dari kedua hal tersebut. Untuk cara menghindarinya dapat Anda terapkan dengan melakukan proses pengukuran.

Continue reading

Cara Menyusun Peraturan Perusahaan dengan Baik dan Benar

Pada saat perusahaan sedang mengalami perkembangan maka akan semakin meningkat aktivitas. Oleh karena itu, satu kebutuhan adanya peraturan yang akan membuat kegiatan operasional berjalan tetap baik. Aturan tersebut juga berguna dalam mengurangi potensi konflik di antara perusahaan dan para karyawannya. Sebab, peraturan akan menjadi pedoman jelas konsekuensi sehingga apabila ada pelanggaran dasar. Maka akan ada sanksi bagi pelanggarnya. Namun, bagi Anda yang masih dalam tahap berkembang, perusahaan yang dapat dikategorikan pemula harus tahu cara membuat peraturan perusahaan.

Tentang Peraturan Perusahaan

Merajuk pada undang-undang pasal 1 ayat 20 nomor 13 tahun 2003 yaitu tentang ketenagakerjaan menyebutkan peraturan perusahaan yaitu peraturan harus dibentuk secara tertulis oleh pihak perusahaan dan peraturan itu harus berisi persyaratan kerja serta tata tertib perusahaan. Peraturan yang dibuat akan berlaku dan dipatuhi oleh setiap karyawan dari segi manajerial maupun operasional supaya bisa berjalan dengan baik.

Continue reading

Cara Mudah Mempertahankan Loyalitas Karyawan

Artikel ini merupakan kontribusi dari guest blogger Adi Nugroho yang memiliki blog bagus tentang manajemen bisnis.

Sebuah perusahaan yang baik adalah perusahaan yang dapat mempertahankan loyalitas karyawan dengan baik. Tentunya agar bisa mempertahankan karyawan yang memiliki kualitas yang baik bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Salah satunya bisa memberikan liburan tambahan bagi karyawan yang bekerja melebihi jam kerja atau bisa dikatakan lembur. Tetapi jika perusahaan ingin memberikan lebih maka bisa memberikan saja bonus gaji sesuai dengan kinerjanya. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa anda ikuti:

Menumbuhkan Percaya Diri

Cara mempertahankan loyalitas karyawan adalah dengan menumbuhkan percaya diri. Percaya diri merupakan salah satu sifat yang harus dimiliki oleh setiap karyawan. Karena dalam memimpin sebuah perusahaan memang harus membutuhkan kepercayaan diri yang kuat.

Hal ini pun pernah dilakukan oleh Darwin yang pernah melakukan survei pada tahun 2003. Darwin mengatakan kalau karyawan akan lebih senang dengan pemimpin yang memiliki banyak pengalaman. Pada artinya karyawan tersebut tidak akan meragukan pemimpin pada saat memimpin sebuah perusahaan.

Continue reading

Bagaimana Cara Menerapkan Manajemen SDM Berbasis Kompetensi?

Di era global yang penuh tantangan ini semua perusahaan berpacu dengan waktu untuk bisa bertahan dengan masifnya kemunculan perusahaan-perusahaan baru setiap harinya.

Ada perusahaan yang dapat bertahan bahkan bisa berjaya hingga belasan tahun, namun tak sedikit pula yang dalam hitungan bulan sudah gulung tikar. Hal ini pun pastinya menjadi momok bagi para pelaku bisnis sekaligus PR besar bagi mereka. Lantas sebenarnya apa yang salah? Poin apa yang paling vital pada pengelolaan sebuah perusahaan? Jawabannya adalah tercapainya manajemen SDM berbasis kompetensi yang baik.

Sebelum bicara mengenai omset, pesaing yang bermunculan hari demi hari ataupun bagaimana menyusun strategi bisnis yang baik, sebenarnya pengelolaan manajemen SDM itulah kunci pertama yang harus perusahaan dapatkan untuk membuka gerbang kesuksesan. Mengapa? Karena SDM lah yang mengelola perusahaan kita.

Continue reading

Cara Melakukan Analisa Kebutuhan Training secara Benar dan Bemutu Tinggi

Training atau bisa disebut dengan pelatihan ini biasanya berguna untuk menguji kinerja setiap karyawannya. Biasanya dengan menggunakan pelatihan ini, maka pihak sdm bisa mengetahui mana karyawan yang memiliki kinerja yang baik.

Tentu dalam melakukan pelatihan tentu membutuhkan yang namanya analisa kebutuhan training. Dengan menggunakan analisa tersebut tentu pelatihan yang dilakukan dapat memiliki data secara resmi. Berikut ini beberapa penjelasannya:

Alasan Melakukan Analisa Kebutuhan Pelatihan

Dalam melakukan analisa kebutuhan pelatihan tentu ada beberapa alasan yang perlu diketahui. Pertama, dapat mengidentifikasi masalah dengan baik. Setiap masalah tentu bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik.

Continue reading

Tahapan Menyusun Skala Gaji dan Besaran Skala Gaji

Perusahaan diwajibkan memberikan upah akan tetapi diharuskan mempertimbangkan besaran nilainya sehingga harus mengetahui cara membuat skala gaji dan skala upah. Dengan demikian bisa memperhitungkan biaya operasional yang terdapat pada perusahaan.

Mengenali cara membuat skala gaji dan skala upah, sangatlah penting agar dapat diaplikasikan untuk kebutuhan perusahaan. Dengan demikian, perusahaan tersebut bisa memberikan besaran gaji yang sesuai dengan karyawannya.

Meskipun sebetulnya, besaran gaji dan upah ditentukan oleh peraturan Pemerintah mengenai UMR dan UMK, namun menghitung besaran gaji ini harus disesuaikan dengan keuangan perusahaan. Maka dari itu, penting diketahui.

Dengan demikian, perusahaan tersebut tidak akan kebingungan untuk menentukan besaran gaji yang tepat untuk karyawannya. Termasuk jika ingin memberikan tunjangan pada karyawan berprestasi agar loyal dan memiliki integritas yang tinggi kepada perusahaan. Continue reading

Slide1