Cara Menyusun Sistem Penggajian dan Salary Grade

Tujuan seseorang bekerja, selain ingin bermanfaat, berguna, mengembangkan ilmu, mencari pengalaman, tentu saja mendapatkan bayaran atau upah yang biasa disebut dengan gaji. Dalam perusahaan, biasanya telah menyusun sistem penggajian untuk karyawan.  hal ini karena pemberian gaji kepada pegawai tentu tidak sembarangan.

Gaji sebagai kompensasi diberikan setiap bulan dengan nilai tertentu atas beberapa dasar atau alasan.

Pertama, kesesuaian dengan beban tugas dan tanggung jawabnya yang diberikan padanya, disesuaikan dengan tingkat pendidikan pegawainya tersebut, lamanya bekerja di perusahaan dengan hitungan hingga belasan tahun, kesesuaian dengan UMR untuk jabatannya, serta prestasinya selama ini bagaimana dan apa saja yang sudah diberikannya bagi perusahaan. Continue reading “Cara Menyusun Sistem Penggajian dan Salary Grade”

Pengertian Assessment Center dan Alat Ukur Asesmen Kompetensi

Pengambilan keputusan dalam sebuah perusahaan, dampaknya memang besar. Baik itu kemajuan sebagai prestasi, maupun penurunan yang merupakan resiko. Salah satu yang berpengaruh dan beresiko adalah pengambilan keputusan dalam penempatan pegawai berdasarkan rekomendasi atau seleksi.

Bukan tidak mungkin, ketika seorang pimpinan menempatkan seorang pegawai dalam jabatan tertentu melakukannya atas dasar rekomendasi yang dipercayainya, hasil seleksi yang dilakukannya, serta kenyataan yang menjadi bukti bahwa sosok tersebut memang cakap dan pintar.

Tapi, seiring keputusan yang diambil resiko terburuk ternyata harus dihadapi. Ternyata apa yang menjadi alasan keputusan tersebut dirasa tidak tepat. Pegawai tersebut dalam jabatannya ternyata tidak mampu menunjukan apa yang menjadi kemampuannya. Ia melakukan tindakan atas apa yang menjadi pemikirannya. Perubahan yang disarankan tidak ia lakukan. Continue reading “Pengertian Assessment Center dan Alat Ukur Asesmen Kompetensi”

3 Pilar Utama untuk Membangun Kinerja Unggul

Dalam bentangan perjalanan hidup yang terus bergulir, ada baiknya kita mencoba untuk sejenak membincangkan cerita tentang etos keunggulan kinerja. Sebab kita tahu, terbitnya etos keunggulan kinerja adalah sebuah rute kunci menuju jalan keberhasilan.

Tanpa dinaungi oleh etos keunggulan kinerja, kita mungkin akan mudah tergelincir menjadi barisan low-performers. Tanpa kesadaran kuat untuk terus menjejakkan etos keunggulan dalam segenap diri kita, mungkin kita akan gagal merajut prestasi, dan absen dari perjalanan panjang menuju manusia produktif.

Kalaulah demikian adanya, lalu apa yang mesti ditumbuhkan agar etos keunggulan kinerja itu bisa terus bersama kita? Disini kita mencoba mengeksplorasi tiga dimensi kunci yang selama ini menjadi pilar dalam membangun insan dan tim berkinerja unggul. Continue reading “3 Pilar Utama untuk Membangun Kinerja Unggul”