Bagaimana Cara Menyusun KPI untuk Performance Appraisal Karyawan

Performance appraisal atau penilaian kerja merupakan proses yang dilakukan organisasi atau perusahaan dalam rangka menilai atau mengevaluasi prestasi atau kinerja karyawan. Proses ini dilakukan untuk mengukur kinerja dan memberi umpan balik pada karyawan mengenai kinerja yang mereka tunjukkan selama ini. Perfomance Appraisal juga bisa menjadi masukan atas keputusan dari departemen personalia.

Dalam performance appraisal diperlukan patokan tertentu untuk bisa mendapatkan hasil dari penilaian serta mengetahui bagaimana menggunakan penilaian tersebut. Agar proses lebih optimal, sekurangnya harus mengevaluasi dua hal yang menjadi kunci, yaitu berkaitan dengan aspek kompetensi dan aspek hasil kinerja. Dua aspek ini merupakan kunci dari penilaian kinerja.

Key Performance Indikators atau KPI merupakan aspek hasil kinerja karyawan yang bisa dinilai berdasarkan indikator kerja. KPI menjadi metrik finansial dan non finansial yang dipakai untuk membantu organisasi atau perusahaan dalam menentukan dan menilai kinerja suatu sasaran dalam organisasi tersebut. KPI sering digunakan dalam pengamatan bisnis untuk dapat menilai keadaan terkini suatu bisnis, sehingga bisa menentukan tindakan atau solusi dari keadaan tersebut. Continue reading “Bagaimana Cara Menyusun KPI untuk Performance Appraisal Karyawan”

Begini Cara Melakukan Wawancara Berbasis Kompetensi secara Benar

Sebuah perusahaan/lembaga/organisasi yang mengadakan perekrutan karyawan baru biasanya menjadikan wawancara sebagai sebuah elemen kerja yang dipakai guna mengevaluasi kemampuan calon karyawan.

Wawancara biasanya dilakukan guna melihat kemampuan calon karyawan, atau dalam bahasa yang lebih formal, mengenali bagaimana seorang calon karyawan terlihat di depan mata pemberi kerja.

Oleh karenanya bisa dibilang bahwa dalam alur perekrutan karyawan baru, wawancara adalah sebuah cara untuk mengenali kompetensi calon karyawan.

Di dalam ruangan, tiga sampai empat orang pewawancara (tergantung kebutuhan) mewawancarai sang calon karyawan, bertanya beberapa hal yang terkait dengan kemampuan individualnya. Employee competency.

Kendati demikian, orang awam sering bertanya-tanya lebih dahulu, tentang hal-hal apa yang akan ditanyakan seorang pewawancara dalam sebuah sesi wawancara. Ini biasanya ditanyakan oleh mereka yang akan berhadapan dengan sesi tersebut. Artikel ini tidak akan membeberkan hal-hal yang biasanya ditanyakan oleh para pewawancara. Alih-alih melakukannya, artikel ini akan membicarakan bagaimana seorang pewawancara melakukan wawancara berbasis kompetensi. Continue reading “Begini Cara Melakukan Wawancara Berbasis Kompetensi secara Benar”

Cara Paling Efektif Melakukan Job Evaluation dan Job Analysis

Suatu perusahaan terdiri dari beragam karyawan. Setiap karyawan menempati posisi dan job desc yang berbeda-beda namun tetap dalam satu kerangka kesatuan yang sama untuk menjalankan perusahaan tersebut.

Spesifikasi tiap karyawan biasanya telah diterapkan dengan benar pada berbagai perusahaan profesional, namun kadang, terdapat beberapa perusahaan yang masih menggunakan sistem yang tidak jelas dalam pembagian tugas. Hal-hal tersebut biasanya terjadi pada perusahaan yang masih kecil atau baru. maka dari itulah penting sekali adanya job description untuk karyawan.

Seiring dengan semakin profesionalnya perusahaan, tentu hal-hal demikian tidak sepatutnya diteruskan. Hal ini bukan semata-mata masalah image atau citra, akan tetapi untuk memajukan perusahaan menjadi lebih baik, memang diperlukan kejelasan dari berbagai sisi. Continue reading “Cara Paling Efektif Melakukan Job Evaluation dan Job Analysis”