5 Hal Utama yang Dibutuhkan untuk Pengembangan SDM di Era Industri 4.0

Ada yang berbeda dengan pengembangan SDM di industri 4.0. Setiap perusahaan baik itu skala kecil ataupun besar dituntut untuk bersiap menghadapi perubahan agar dapat bersaing dan tidak tersingkirkan.

Beban terberat ada di sumber daya manusia, syarat yang dibutuhkan untuk menjadi tenaga kerja di suatu perusahaan semakin kompleks. Apabila mereka tidak mampu memenuhi kriteria yang ada maka akan sulit untuk menghadapi persaingan.

Lantas sebenarnya apa saja hal yang dibutuhkan dalam pengembangan SDM di industri 4.0 ?
Kami akan membahas beberapa poin utamanya di bawah, pastikan untuk menyimak sampai selesai untuk mengetahui tindakan yang harus dilakukan untuk memulai upgrade mutu SDM di perusahaan Anda.

5 Hal Ini Menjadi Poin Utama Pengembangan SDM di Industri 4.0

Ya, setidaknya ada lima bagian penting yang perlu dikembangkan dalam sisi internal badan usaha supaya bisa menghadapi ketatnya persaingan di era industri 4.0.

manajemen sdm industri 4.0Mulai dari pendalaman knowledge seputar teknologi sampai melatih konsep problem solving berpikir kritis. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya:

1. Pengetahuan Tentang Teknologi

Pertama dimulai dari pengetahuan dan ilmu yang berkaitan dengan teknologi. Jajaran SDM perusahaan perlu terus meningkatkan pengetahuan mereka terutama mengenai berbagai hal yang menyangkut dengan segala sesuatu yang bisa meningkatkan hasil kerja dan membuat semuanya lebih efektif.

Sebaik apapun pekerjaan mereka, minimnya pengetahuan seputar TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) bisa menjadi hambatan terbesar di era industri 4.0.

Untuk memastikan hal ini tidak terjadi, maka diperlukan adanya perbaikan terhadap work habit atau kebiasaan/budaya bekerja. Salah satunya melalui mendorong budaya literasi, pengenalan sistem kerja berbasis otomatisasi, dan lain sebagainya.

Pengetahuan seputar teknologi sifatnya berkelanjutan, tidak hanya dilakukan sekali dua kali melainkan terus menerus sampai menjadi kebiasaan baik guna meningkatkan pemahaman dan ilmu dari sumber daya manusia.

2. Pengoperasian Teknologi

Selain itu, ilmu dan pengetahuan yang sudah dipelajari juga tentunya wajib diterapkan secara nyata yaitu melalui pengoperasian alat atau perangkat teknologi yang sekiranya bisa membantu dan menunjang pekerjaan mereka.

Dibutuhkan skill dan keinginan untuk mencoba sesuatu yang baru agar sumber daya manusia tidak gagap teknologi. Di era industri 4.0 ketidakmampuan untuk menggunakan teknologi adalah kemunduran yang berdampak fatal terhadap kualitas kerja hingga efektivitas dan efisiensi.

Salah satu contoh pengoperasian teknologi yaitu penggunaan software pada komputer untuk mempermudah pekerjaan, otomatisasi produksi bagian tertentu dengan mesin, dan lain sebagainya.

Upaya di atas bisa menjadi bentuk memperkuat SDM terutama di era gempuran teknologi yang semakin canggih seperti AI atau kecerdasan buatan.

3. Adaptasi Budaya dan Lingkungan

Sumber daya manusia yang kompeten semestinya mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan yang ada. Budaya kerja yang lama perlahan perlu ditinggalkan dan diubah menjadi lebih baik untuk menghadapi tantangan dan persaingan di era industri 4.0.

Setiap perusahaan perlu mempersiapkannya, baik itu sektor pabrik produksi, perkantoran, dan lain sebagainya menyesuaikan dengan bidangnya masing-masing.

4. Fleksibilitas yang Ditingkatkan

Kemudian, bagian yang tidak kalah penting dalam pengembangan SDM di dunia industri 4.0 adalah upaya untuk menerapkan sistem dengan fleksibilitas yang tinggi. Sumber daya manusia semestinya mampu bekerja dan bertindak secara fleksibel, menghadapi setiap problem dengan baik.

Tidak hanya berpaku pada regulasi yang sudah ada, SDM dituntut untuk mampu menyesuaikan diri ketika kondisi kerja tidak ideal atau ada persoalan lainnya.

Dengan membiasakan hal ini, maka diharapkan tenaga kerja bisa menghadapi hal yang tidak terduga dan mampu menyelesaikan masalah secara lebih fleksibel.

5. Penyelesaian Masalah (Problem Solving)

Terakhir, berkaitan dengan kemampuan individual yaitu mengenai bagaimana tenaga kerja mampu menyelesaikan masalah yang sifatnya kompleks. Tidak bisa dihindari bahwa implementasi industri 4.0 pastinya bisa memunculkan problem baru yang lebih rumit daripada kondisi sebelumnya.

Di sinilah sumber daya manusia perlu melatih kebiasaan berpikir kritis, kerja sama tim, dan kemampuan analisa keadaan. Sama seperti setiap bagian lainnya, hal ini juga sifatnya berkelanjutan dan perlu terus diasah dari waktu ke waktu.

Baca juga: Tujuan Pengembangan SDM, Seberapa Besar Pengaruhnya?

Demikian penjelasan mengenai pengembangan SDM di industri 4.0. Selain kelima faktor di atas, menurut kami salah cara terbaik untuk memulainya adalah dengan memperbaiki kesiapan manajemen sumber daya manusia terlebih dahulu.

Bagi Anda yang mempunyai bisnis atau usaha dan memerlukan arahan atau konsultasi mengenai kesiapan sumber daya manusia bisa berkonsultasi dengan beliau Bapak Yodhia Antariksa konsultan manajemen SDM.

Informasi kontak sudah tersedia di website, kami siap untuk memberikan solusi dan kemudahan untuk pengembangan SDM di era industri 4.0 untuk semua skala bisnis baik itu UKM atau bisnis besar.